Jumat, 11 Desember 2009

Ketika harus membencimu

Kampus ku sudah tak senyaman dulu, ketika perasaanku padamu masih indah. Karena kini setiap kali aku melihatmu dan dirinya sedang berbincang2, ada rasa nyeri di ulu hatiku, yg sulit untuk ku jelaskan, pedih sekali rasanya. . . Ataupun ketika aq hanya melihatnya tanpamu, hatiku sejujurnya sangat membencinya, karena dia begitu special bagimu, dia begitu kau cintai, sedangkan aq?? Yg sudah sekian lama disisimu, tp kau tak pernah menyadari betapa besar rasa ini untukmu. Aku ingin pergi jauh dari hidupmu, seakan2 tak pernah mengenalmu dan dirinya yang telah sempat berikan warna hitam dihatiku. Yang jika kupaksakan jika harus membencimu, aku tak sanggup. Sehingga kini kuputuskan untuk menjauh dari hidupmu, tanpa harus tau apa yg tengah kau rasakan, karna kini dia yg akan selalu ada untukmu. Biarkan aq pergi menjauh, dan jangan pernah sekali2 kau memanggilku untuk kembali masuk kedalam kehidupanmu karna itu hanya akan membuatku kembali sakit dan hancur. Selamat tinggal hati yg pernah mengisi dan mewarnai hidupku, , , , , , ,

Tidak ada komentar: