Senin, 15 Februari 2010
Semuanya Menyeruak
Sudah terlalu lama rasanya ku menunggu sosoknya, dalam mimpi dan khayal. kini ia ada dalam wujud yang begitu nyata bahkan aku tak berani benar-benar melihat kearahnya karena ku takut tak mampu membendung impianku terhadap sosok sepertinya. aku pun tak berani melihat tatapan matanya yang nantinya akan merengkuh impianku keluar dari tempat persembunyiannya. Tapi kini aku telah berani menatap matanya dan semua imppian yang telah lama kukubur menyeruak keluar dan kembali menuntutku untuk mewujudkannya. dan apa yang harus kulakukan sekarang????
Abang dan Aku
Jujur, saya masih ragu dengan perasaan saya sendiri terhadap Abang. Saya sangat tidak suka di gantung, sementara abang pun tak pernah jujur dan mengatakan akan perasaannya terhadap saya. Kadang abang care terhadap saya, namun terkadang juga menyebalkannnn!!!! hahahah tapi apa benar saya menyayangi abang dengan perasaan cinta? sayaaaaaaaa. . . . . belum bisa menjawab dengan pasti, karena abang pun tidak mau memberikan kepastian terhadap saya dan saya takut untuk berharap banyak. yang pasti sekarang saya ingin menjalani hari-hari saya dengan sosok abang yang care terhadap saya, merindukan sosok abang yang jail dan menyebalkan itu. haahhahahah. . . . andai perkenalan via Facebook itu tak pernah terjadi dan janjian di Plasa Senayan itu gak ada, mungkin rasa harap akan sosok abang itu tidak akan pernah ada. hufffttt.... MUngkin ini sudah rencana-Nya, dan saya tidak bisa berbuat apa-apa. God!!! I wish for the best. . . . . Abang!!!! yuk kita jalani semuanya bareng-bareng(hahahah. . . ngarep suatu saat nanti bilang kayak gitu sama si Abang. ..)
Jumat, 12 Februari 2010
Itu dia. . . . ..!!!!
Perkenalan via Facebook kurang lebih seminggu yang lalu akhirnya berujung dengan pertemuan kami yang pertama di Plasa Senayan, tepatnya di Kinokuniya. toko buku tersebut menjadi pilihan pertemuan kami karena pada hari Rabu yang lalu tepatnya tanggal 10-02-2010 sudah menjadi rencana saya dan kawan-kawan untuk membeli Novel. akhirnya pada jam 1an pertemuan pun tak terelakkan. ketika saya menginjakkan kaki yang pertama kedalam toko buku ini saya langsung mencari-cari sosoknya kesekeliling dan.... itu dia, yaaa feeling saya mgatakan itulah sosoknya yang tengah berdiri dengan kaos berwarna hijau, postur yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan saya serta berkulit putih itu sedang menghibur dirinya melihat-lihat beberapa buku yang sangat tidak disukainya itu sambil menunggu kedatangan saya. Saya yakin itu adalah dia, dan saya memberanikan diri untuk menyapanya terlebih dahulu dan. . . . . feeling saya benar. dia menyambut kedatangan saya dengan simpul senyum yang segar dan percakapan pun mengalir meski perasaan kaku masih terasa namun kami mencoba untuk terlihat senyaman mungkin. satu jam telah berlalu dan dia pun harus segera pergi dan kami pun berpisah. byeeeee Abang!!!
Kamis, 11 Februari 2010
it's Suck
Kamis, 21 Januari 2010
Dia, , ,
Hufffttt, , , hari ini sudah yang kedua kalinya saya melihat dia, pria yang diam2 saya kagumi dari semester 3 sampai sekarang. Dia juga satu Universitas dengan saya, dan seorang ketua BEM difakultasnya. Hari ini dan kemarin adalah hari keberuntungan saya dapat bertemu dan melihatnya dari kejauhan tanpa bertatap muka dan berbicara secara langsung. Namun tidak tahu kenapa perasaan saya mengatakan bahwa dia pun juga sedang memperhatikan saya (ge-er nya, , , hahaha) karena kemarin kalau tidak salah ketika saya baru keluar dari toilet yang berada di fakultasnya dan saya melihat kearahnya dengan bermaksud mencuri2 pandang malah ketangkap basah olehnya karena dia pun melihat kearah saya, dan Lagi ketika saya sedang duduk didepan Lab jurusan saya merasa seperti ada yang sedang memperhatikan saya dan ketika saya melihat kearahnya dia mengalihkan pandangannya. . . Whoalahh h saya jadi ge-er begini, , , tapi yang pasti saya sangat senang hari ini. . . .
Rabu, 20 Januari 2010
Apa benar dia Soulmate saya??
"dia itu Soulmate kamu," celoteh teman saya pada suatu hari. "masa? Kok kamu bisa menyimpulkan seperti itu?" tanya saya kebingungan. "yaaa iyaLah kan dia selalu ada buat kamu kalo kamu lagi butuh bantuan," jawab teman saya seenak perutnya. Namun sejak perbincangan itu saya jadi kepikiran juga, soalnya malamnya seeorang yang dimaksud teman saya Soulmate saya itu menelpon saya dan bercerita bahwa dia sudah tidak berhubungan lagi dengan wanitanya dan hanya menjadi teman. Pernyataan dia itu tidak terlalu mengganggu pikiran dan hati saya namun sejak malam itu hubungan saya dan dia kembali seperti dulu lagi, tidak seperti sepekan yang Lalu. Saya dan dia menjaga jarak dan sudah seperti orang yang tidak saling mengenal. Begitupun hubungan saya dengan wanitanya juga mulai membaik seperti dulu. Mungkin ini yang dimaksud teman saya itu dia adalah soulmate saya yang akan selalu ada untuk saya, mendengarkan segala keluh kesah saya, mensupport saya dan membantu berpikir lebih dewasa Lagi. Benarkah dia soulmate saya?? Jika benar, beruntunglah saya mendapatkan soulmate yang seperti dia, , , ,
senangnya!!!
senangnya!!!
Minggu, 17 Januari 2010
Kembali seperti dulu Lagi
Akhirnya semuanya kembali seperti dulu lagi, pria yang dulu ku sayangi itu mengatakan kepadaku bahwa ia sudah tak Lagi bersama wanita yang disukainya, mereka sudah putus, lalu???
Tak tau kenapa ia begitu percaya padaku sehingga mau menceritakan semuanya. Sayang hatiku tlah ia buat beku, sehingga tak ada pengaruhnya lagi untukku. Semua sudah kukubur dalam2, kini aku takut untuk memulai jatuh cinta lagi, karena aku yakin bahwa tak akan ada cinta untuk ku jika aku yang memulai, namun jika dicintai tapi aku yang tak mencinta gimana??? Hufttt. . . . LET IT FLOW AJA DAH!!!
Tak tau kenapa ia begitu percaya padaku sehingga mau menceritakan semuanya. Sayang hatiku tlah ia buat beku, sehingga tak ada pengaruhnya lagi untukku. Semua sudah kukubur dalam2, kini aku takut untuk memulai jatuh cinta lagi, karena aku yakin bahwa tak akan ada cinta untuk ku jika aku yang memulai, namun jika dicintai tapi aku yang tak mencinta gimana??? Hufttt. . . . LET IT FLOW AJA DAH!!!
Sabtu, 16 Januari 2010
Emh, , , ,
Hari ini saya sedikit bingung dengan sahabat saya ini, ketika rencana berenang akan dilaksanakan besok salah satu teman saya sbg panitia pelaksananya tidak bisa hadir cuma gara2 motornya rusak, saya pun protes terhadapnya dan menawarkan tumpangan, tapi teman2 saya yang lain malah salah mengartikan kebaikan saya terhadap teman saya itu. "lah? Kok gitu? Kan kamu panitianya malah gak ikut sih?"protes saya. "lah motornya kan rusak," jawabnya. "yaudah, rumah kamu dimana? Biar besok saya yang jemput kamu," usul saya. Seketika pun teman2 saya yang lain menganggap saya sedang PD kate dengan teman saya itu dan meledek saya, hanya sahabat saya saja yang tertawa seperti terpaksa, dan ada raut yang tidak biasanya ada di wajahnya. Saya mencoba menerka2 namun saya tidak berani mengatakan bahwa dia sedang jeolous, tapi yang pasti saya menjadi tidak enak hati terhadapnya, saya tidak ingin dia menganggap saya benar2 sedang PDkate dg teman saya itu.
Jumat, 15 Januari 2010
Ternyataaaaa!!!
Saya belum menyadarinya sampai hari ini, ternyata beberapa bulan terakhir ini saya telah banyak menghabiskan hari2 bersama sahabat saya ini. Sahabat yang selalu ada didekat saya, care, dan selalu membuat saya tertawa dan nyaman bersamanya. Andai saja hati kita tak terikat oleh ikatan persahabatan mungkin kini dirinya lah tambatan hati saya selanjutnya. Kami sering menghabiskan waktu bersama, makan siang bercanda, mengerjakan tugas bersama, saling support. . . . Tapi sayang saya hanya seorang sahabat baginya. . . Tapi tak apa selama saya nyaman bersamanya dan begitupun sebaliknya. . . Semua akan baik2 saja, begitu pula perasaan saya nantinya. . . .
Kamis, 14 Januari 2010
Lagi!!!
Hufftt. . . . Lagi!!! Perasaan itu datang lagi, sebenarnya sudah lama aq kubur perasaan ku terhadapnya, sudah berbagai cara kulakukan agar rasa itu terkubur dalam2 dan tak kembali lagi. Dari menjauhinya, tak bicara padanya, menganggapnya tak ada, sampai2 aku tak lagi mengenali diriku sendiri. . . . Tapi hari ini ketika aku melihat dia dan wanitanya rasa jelous pun muncul. . . . . Arrrggggghhhhhhhh
god, , , , please!!! Give me more power to hold it. . . .
god, , , , please!!! Give me more power to hold it. . . .
Langganan:
Postingan (Atom)
